
(Teks: Denti Rahayu)
Dalam pengawasan keimigrasian, petugas imigrasi tidak bekerja sendiri. Peran aktif dari masyarakat sekitar dapat sangat membantu. Di tengah meningkatnya mobilitas orang asing di berbagai wilayah, keterlibatan masyarakat menjadi hal penting dalam menciptakan lingkungan yang aman serta mencegah terjadinya berbagai permasalahan keimigrasian. Semangat tersebut diwujudkan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Barat melalui Program Desa Binaan Imigrasi.
Program ini dilaksanakan melalui kegiatan Sosialisasi dan Pembentukan Desa Binaan Imigrasi di Kelurahan Roa Malaka, Jakarta Barat, pada Senin (10/8/2026), serta Kelurahan Joglo, Jakarta Barat, pada Rabu (12/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang layanan keimigrasian sekaligus memperkuat komunikasi dengan masyarakat.
Materi yang disampaikan mencakup pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Migran (TPPM), serta pemahaman mengenai keberadaan dan aktivitas orang asing di lingkungan sekitar. Masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menyampaikan informasi apabila menemukan indikasi perihal orang asing yang mempunyai permasalahan keimigrasian .maupun mengganggu ketertiban umum.
“Pengawasan keimigrasian tidak dapat berjalan sendiri. Melalui Desa Binaan Imigrasi, kami ingin membangun komunikasi dan kesadaran bersama, sehingga masyarakat dapat menjadi mitra strategis dalam memberikan informasi serta mencegah potensi terjadinya pelanggaran hukum keimigrasian,” ujar Rakha Sukma Purnama, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Barat.
Program Desa Binaan Imigrasi merupakan salah satu bentuk pelaksanaan tugas PIMPASA (Petugas Imigrasi Pembina Desa). Melalui PIMPASA, petugas imigrasi hadir lebih dekat dengan masyarakat, tidak hanya untuk menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga memberikan edukasi dan membangun jejaring komunikasi di tingkat kelurahan. Kehadiran PIMPASA diharapkan dapat menjadi penghubung yang efektif antara masyarakat dengan Kantor Imigrasi Jakarta Barat.
Melalui pembentukan Desa Binaan Imigrasi, Kantor Imigrasi Jakarta Barat berupaya membangun pola pengawasan yang kolaboratif. Ke depan, melalui Desa Binaan Imigrasi, Kantor Imigrasi Jakarta barat berkomitmen membangun ruang kolaborasi yang berkelanjutan antara petugas imigrasi dengan masyarakat.