
(Teks: Denti Rahayu, Foto: Syaman Bagus Putra R., Khamim Hudori, Budi Priyambodo )
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Barat menjadi salah satu unit pelaksana Program Pemagangan Nasional Lulusan Perguruan Tinggi Batch II yang berlangsung selama enam bulan, mulai 24 November 2025 hingga 23 Mei 2026. Program ini diikuti oleh 27 peserta dari berbagai perguruan tinggi yang memperoleh kesempatan untuk mengenal dunia kerja sekaligus memahami pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian secara langsung.
Sebelum memulai masa penugasan, seluruh peserta mengikuti kegiatan orientasi yang dilaksanakan pada 24–26 November 2025. Selama tiga hari, peserta mendapatkan pembekalan mengenai struktur organisasi, budaya kerja, serta tugas dan fungsi keimigrasian di lingkungan Kantor Imigrasi Jakarta Barat. Kegiatan orientasi juga mencakup pengenalan fasilitas kantor, penandatanganan perjanjian pemagangan, hingga pembagian penempatan peserta sesuai kebutuhan organisasi.
Kerja Nyata dalam Dunia Keimigrasian
Setelah menyelesaikan orientasi, para peserta ditempatkan pada bidang dan bagian di lingkungan Kantor Imigrasi Jakarta Barat, antara lain Bagian Tata Usaha, Bidang Pelayanan dan Verifikasi Dokumen Perjalanan, Bidang Izin Tinggal dan Status Keimigrasian, Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, serta Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian.
Selama masa pemagangan, peserta terlibat dalam berbagai kegiatan keseharian yang mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing unit kerja. Dengan pendampingan mentor, mereka memperoleh pengalaman langsung terkait pelayanan keimigrasian, pengelolaan administrasi, pengolahan data, hingga pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung layanan kepada masyarakat. Penempatan pada berbagai unit kerja tersebut memberikan kesempatan bagi peserta untuk memahami proses kerja instansi secara lebih menyeluruh sekaligus mengembangkan kemampuan profesional di lingkungan kerja.
Rancang Inovasi Pendukung Organisasi
Selain menjalankan tugas sehari-hari, peserta juga bertugas untuk menyusun inovasi yang dapat bermanfaat bagi organisasi. Berbekal pengalaman selama menjalani pemagangan, para peserta mengidentifikasi berbagai kebutuhan dan tantangan yang ditemui di unit kerja masing-masing, kemudian mengembangkannya menjadi gagasan yang dapat mendukung peningkatan pelayanan maupun tata kelola organisasi.
Sebanyak 26 peserta yang terbagi dalam enam kelompok menyusun berbagai inovasi berdasarkan hasil pengamatan dan pengalaman selama bertugas. Sebelum dipresentasikan, setiap kelompok terlebih dahulu memaparkan gagasannya di hadapan Kepala Kantor dan jajaran pejabat struktural guna memperoleh masukan untuk penyempurnaan.
Enam Gagasan untuk Penyempurnaan Layanan
Pada 20 Mei 2026, seluruh kelompok mempresentasikan hasil inovasi yang telah dikembangkan selama masa pemagangan. Inovasi yang dihasilkan meliputi pembuatan website E-Arsip “PRIBADI” (Pengelolaan Arsip Individu Berbasis Digital), poster sejarah Imigrasi Indonesia, media informasi alur pengambilan dan legalisasi paspor, sistem antrean Berita Acara Pemeriksaan (BAP) paspor berbasis Google Form, panduan visual bagi pemohon layanan keimigrasian, serta survei kepuasan pemohon secara real-time.
Berbagai inovasi tersebut dari berbagai kebutuhan yang ditemui peserta selama bertugas di unit kerja masing-masing. Melalui presentasi hasil inovasi, para peserta tidak hanya menyampaikan hasil karyanya, tetapi juga menerima berbagai masukan dari mentor dan pejabat struktural sebagai bahan pengembangan lebih lanjut.
Menutup Enam Bulan Penuh Pembelajaran
Pelaksanaan presentasi inovasi menjadi rangkaian akhir Program Pemagangan Nasional Batch II di Kantor Imigrasi Jakarta Barat. Selama enam bulan pelaksanaan program, peserta tidak hanya memperoleh pengalaman kerja secara langsung, tetapi juga kesempatan untuk mengembangkan kemampuan analisis, komunikasi, kerja sama tim, serta pemecahan masalah.
Program ini menjadi sarana pembelajaran bagi lulusan muda dalam praktik kerja di lingkungan pemerintahan. Melalui pengalaman tersebut, para peserta diharapkan memiliki bekal yang lebih baik untuk memasuki dunia kerja, sekaligus meninggalkan kontribusi yang dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Barat.